Wednesday, August 11, 2010

Flona Expo 2010 “True Facts”

Local Government of DKI Jakarta has made Flora and Fauna (Flona) Expo in Lapangan Banteng, Central Jakarta , as an annual agenda of Jakarta. This Expo has been a showcase for plant seller, florist, farmer, agribusiness, and also animal sellers ( pet shops).

Unfortunately, it was not just a happy event for the living beings there. The fact is, many animals were suffered in this Expo. Whilst your children roamed around to see the animals, many of these creatures were being treated carelessly and not animal welfare at all.

There were many wild animals such as monkeys, snakes, and exotic animals sold in this Expo.

Many of these animals had skin diseases and poor nutrition intake.

They were being caged in such small ones and had a direct sunlight without any shelter at all.

The sellers put many rabbits inside one cage, made them couldn’t move.

The sellers seem to care nothing about their animals. Many of the animals were mal-nutrition and unhappy, but they still want to sell them. They don’t care about the hygiene of the cages.

Please everyone, stop buying things from these kind of pet shops! You don’t want to buy a sick animal in a high price, right?

A good pet shop will care about their pets ( I strongly recommend you to buy in an authorized breeder, or more, you can adopt the animals in animal shelters or you can contact JAAN)

Say NO to wild animals, because when the demand is high, people will hunt them to extinct, for some cash from you!

Complaint everytime you see this kind of animal seller!

Every action you make, contribute something good for the animals!

ACT NOW!


"Ten in One"

"Direct hot sunlight, without any shelters"

"A pitbull in poor condition"

"Can you just let me out?"

"Poor monkeys in bad condition"

"Injured leg of a dog"

"Plain rice + flies for this dog lunch"
"He can't stand properly in that small cage"


Thursday, April 29, 2010

It's all about hamster!

Siapa sih yang tidak menyukai hamster? Hewan dari sub-ordo Cricetidae ini sering kali dijumpai di kalangan masyarakat perkotaan yang haus akan hewan peliharaan, tapi tidak ingin repot dengan binatang yang terlalu besar seperti anjing atau kucing. Tapi jangan salah, meski kecil, mereka tetap makhluk hidup yang perlu diperhatikan dengan komitmen! Yuk kita simak ulasan singkat dibawah ini..


Introduction
Sekedar intro, asal usul nama hewan pengerat yang manis ini bermula dari sifat mereka yang suka menimbun makanannya yaitu hamstern, yang berarti menimbun dalam bahasa Jerman.
Hamster merupakan hewan nocturnal seperti rodensia lainnya, dan dia memiliki kantung pipi untuk menyimpan makanan mereka.
Hamster terbagi menjadi beberapa jenis, seperti Giant Hamster yang panjangnya mencapai 15-20 cm, umumnya digunakan untuk hewan lab, dan Mini Hamster yang sering dipelihara oleh manusia.

Species
Hamster trah mini yang sering dipelihara di Indonesia antara lain

1. Campbell (Phodopus campbelli)
Ras paling umum yang dipelihara, menyukai pelet, biasanya galak dibanding ras lainnya dan terdapat berbagai warna seperti albino, black bear, platinum, panda, mocca, dll

2.Winter White (Phodopus sungorus)
Hamster yang memiliki keunikan karena bulunya yang berganti warna saat musim berubah ini tergolong ramah dan dapat bertahan hingga 2 tahun. Warnanya bervariasi dari golden, safir, blue argente, dll

3.Roborovski (Phodopus roborovskii)
Hamster penyuka biji-bijian ini berukuran paling kecil (4-5cm) dibanding dengan ras lainnya, meski demikian, hidupnya paling panjang, sampai 4-5 tahun. Jinak dan lincah.

4.Hamster Cina (Cricetulus griseus)
Paling sulit / jarang ditemui di Indonesia, ciri khas hamster ini adalah berbadan ramping dan memiliki ekor yang cukup panjang. Berukuran sekitar 10 cm.

Pakan & nutrisi
Pada umumnya di petshop atau klinik hewan sudah tersedia makanan yang diformulasi terdiri dari pelet, biji-bijian, beras, kuaci dan sebagainya. Hamster dapat diberi sayur-sayuran atau buah-buahan seperti toge 2-3 kali seminggu sebagai variasi. Ukuran porsi makan mereka sekitar 10% berat badannya, jadi jangan terlalu banyak memberinya makan. Seujung sendok kecil sudah cukup.
Jangan lupa sediakan selalu air bersih dalam botol.

Kandang
Kandang harus mudah dibersihkan, dan kalau bisa bagian dasarnya cukup tinggi (sekitar 5cm) sehingga mampu menampung serbuk kayu yang diberikan. Sirkulasi udara juga harus baik, seperti dengan menggunakan kawat di atasnya.
Kandang yang lembab dapat membuat hamster anda terkena pneumonia, stress, dan juga infeksi bakteri lainnya.


Padding/Litter
Sediakan serutan kayu yang bersih, halus, dan juga pasir zeolit untuk mandi nya. Pasir ini berfungsi untuk menyerap air sehingga mencegah kelembaban dan juga menyerap keringat hamster itu sendiri sehingga bulunya tetap kering dan tidak bau. Untuk hamster yang sedang hamil, dapat diberikan kapas atau tissue halus sebagai bahan sarangnya.

Exercise
Hamster butuh olahraga! Karena sifat alaminya adalah aktif di malam hari untuk mencari makan dengan berkeliling ke berbagai tempat. Sediakan mainan seperti lorong-lorongan atau kiciran agar mereka dapat berlari. Seekor hamster dapat berlari sepanjang 8 mil setiap harinya.

Demikian beberapa info mengenai hamster, komentar dan pertanyaan sangat diharapkan :)
Dan jangan lupa, jangan berikan hamster sebagai hadiah! Seperti yang sudah dijelaskan diatas, hamster pun makhluk hidup yang membutuhkan perhatian dan komitmen dalam perawatannya. Jangan biarkan hewan anda menderita.

Selamat merawat hewan anda!

*Semua informasi dibantu oleh drh. Ulum, beliau merupakan pemilik Hams Corner yang berlokasi di Dramaga Bogor. Terima kasih atas pengetahuan yang telah di-share oleh beliau

Sunday, April 25, 2010

Hari Kedokteran Hewan Sedunia



World Veterinary Day yang diadakan setiap sabtu minggu terakhir bulan April, tahun in dilaksanakan pada tanggal 24 April 2010. WVD kali ini ingin meningkatkan kesadaran mengenai hubungan hewan dan kesehatan umum melalui tema "One World, One Health: more cooperation between veterinarians and physicians"

World Veterinary Association menetapkan World Veterinary Day pada tahun 2000, dan terus dilaksanakan sampai tahun 2010 ini :)

Dalam rangka WVD ini, para mahasiswa FKH IPB turun ke bundaran HI untuk memberi tahu kepada masyarakat sekitar tentang Hari Kedokteran Hewan Sedunia ini dengan beraksi damai. Melalui leaflet-leaflet yang dibagikan ke kendaraan bermotor yang melintas, poster-poster "hand-made" yang terus diangkat di tengah matahari terik, dan juga pengeras suara yang terus berkumandang dari jam 8 sampai jam 10.30an ini, para mahasiswa menyerukan pesan pentingnya kedokteran hewan dalam kehidupan bermasyarakat

Aksi berlangsung lancar ditutup dengan acara teatrikal kontemporer yang berceritakan tentang peran dokter hewan dan dokter umum yang bersinergis dalam memberantas penyakit menular dari hewan seperti H5N1, rabies, anthrax dan lainnya. Media pers seperti TVOne, Metro TV, Jak-TV, TVRI dan Media Indonesia ikut meliput acara ini.

Selamat Hari Kedokteran Hewan Sedunia!


Saturday, January 30, 2010

2 Sumatran Tigers Were Released!

Hari Jumat, 22 Januari 2010 lalu, 2 harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) dilepas liarkan di Tambling Wildlife Nature Conservation, yang terletak di kawasan Panimbangan, Lampung Barat. 2 harimau tersebut yang bernama Buyung dan Panti ditemukan bersama 4 ekor harimau lainnya tertangkap di kawasan pemukiman Aceh Selatan, Nanggro Aceh Darussalam karena menyerang ternak milik warga.

Buyung, harimau jantan berusia 6-7 tahun berbobot 121kg dan harimau betina bernama Panti yang berbobot 80kg serta berumur 5-6 tahun ini dianggap sudah sehat dan dapat dilepasliarkan dengan tujuan agar mereka dapat bereproduksi dengan 50 ekor harimau Sumatra lainnya yang menurut pengamatan berada di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan ini.

Pelepasan dilakukan di tengah lapangan rumput luas dengan penjagaan memadai berupa senjata bius kalau-kalau mereka berdua nyasar ke arah yang tidak diinginkan :) Pukul 3 sore, Tommy Winata, pemilik group Artha Graha membuka kunci kandang Panti. Pengusaha kelahiran Taiwan ini menjadi pelopor karantina harimau. Lalu, Zulkifli Hasan S.E, Menteri Kehutanan kita yang baru membuka pintu kandang Panti. Start yang bagus pak! Semoga kehidupan hewan liar di Indonesia bisa diperhatikan dan dijaga. Karena bila tidak sekarang, nasib binatang cantik ini akan sama seperti 2 subspecies lainnya, yaitu harimau Jawa dan harimau Bali yang sudah dinyatakan punah :(

Panti yang waspada tidak begitu saja keluar dari kandangnya melainkan perlahan menghampiri kandang Buyung yang belum dibuka. 5 menit setelah dia berputar-putar disekitar sana, Panti kemudian berlari menuju semak-semak. Sungguh suatu momen yang indah melihat makhluk hidup berlari menuju kebebasannya :D Buyung kemudian dilepas beberapa saat kemudian.
"Kedua harimau ini telah dipasang alat GPS collar di leher mereka untuk mendeteksi keberadaan dan aktivitas mereka. ", ucap Tony Sumampaouw, direktur Taman Safari Indonesia yang juga bekerja sama dalam konservasi satwa liar ini.

Harimau lainnya, Pangeran dan Agam, telah dilepaskan ke Hutan Tambling pada Juli 2008, sementara Ucok yang diperkirakan berusia 12 tahun dianggap terlalu tua dan rawan untuk dilepasliarkan. Sedangkan Selma masih dianggap liar dan diperkirakan pernah memakan manusia karena ditemukan rambut manusia pada fesesnya. Menurut saya, sebenarnya isu ini bukanlah karena kesalahan mereka. Pembabatan hutan secara ekstensif untuk pelebaran daerah perkebunan dan perumahan membuat habitat binatang-binatang malang ini semakin sempit sehingga mereka terpaksa berinteraksi dengan warga setempat. Setelah ditangkap warga, keenam harimau tersebut hidup terlantar. Bahkan ada yang dikerangkeng di kandang bekas orang utan di markas Korem setempat. Beberapa bulan dikandang, kondisi harimau itu kian memprihatinkan. Ada yang terserang tumor rahang, jantung, hati, hingga cacingan. Hal itu karena pola makan dan kondisi kerangkeng yang tidak memenuhi syarat. Artha Graha Peduli kemudian mengevakuasi mereka ke TWNC. (Sumber diambil dari Bataviase.co.id :Terbiasa Makan Manusia, Tak Jadi Dilepas)

Credit: Foto-foto diatas diambil dari (sumber: sains.kompas.com) dan (sumber:ulun.lampunggech.com)

WHAT CAN WE DO?

  • Sebarluaskan berita ini ke keluarga, teman dan kerabat Anda
  • Cegah perambahan hutan dengan lebih menghemat kertas seperti memakai kertas bolak-balik dan daur ulang
  • Dukung kampanye-kampanye dan kegiatan-kegiatan dari lembaga-lembaga wildlife terkait, seperti meng-add facebook TWNC
  • WWF Indonesia akan mengadakan "Save The Tiger Campaign" tanggal 14 Februari nanti bertepatan dengan Tahun Baru Cina yang menandakan awal tahun macan. Info bisa dilihat di WWF Indonesia
  • Keep in mind, that Every living things has life, but only human race has the logic. Karena itu kita sebagai makhluk hidup yang berakal budi harus bisa menghargai makhluk hidup lainnya!!

Sunday, December 13, 2009

Animal Abuse part 1

Pendahuluan

Hewan telah sangat berguna bagi manusia, namun tidak semua hewan yang berguna bagi manusia itu telah diperlakukan secara adil. Buat kalian yang sudah menonton film “Earthlings”, kalian pasti sudah bisa membayangkan apa yang terjadi. Namun, berikut adalah sedikit ilustrasi untuk yang belum menonton.

Ada lima kebutuhan manusia akan hewan, yaitu sebagai hewan peliharaan, untuk dijadikan makanan, untuk dijadikan pakaian, untuk hiburan, dan untuk sains. Kelima poin itu akan dibahas satu persatu di sini.

Hewan sebagai binatang peliharaan
Hewan peliharaan umumnya dapat dibeli di petshop ataupun di breeder. Hewan ini kemudian dipelihara oleh manusia. Namun, terkadang manusia menjadi bosan dan kemudian membuang anjing mereka. Anjing-anjing ini kemudian akan ditangkap dan dimasukan ke penampungan anjing. Setiap tahunnya, ada jutaan anjing liar yang ditangkap. Hewan ini dapat diadopsi, tetapi karena manusia memiliki kecenderungan untuk mengadopsi anak anjing/kucing, anjing/kucing yang sudah dewasa pada umumnya dibunuh untuk menyediakan tempat bagi anjing-anjing baru yang masuk.
Sebanyak 60.000 hewan dieuthanasi setiap harinya. Akan tetapi untuk menekan dana karena euthanasia sangat mahal, hewan juga dibunuh dengan memasukannya ke ruangan yang diisi dengan CO2, ditembak, diracuni. Beberapa hewan peliharaan juga diperlakukan dengan tidak baik seperti ditendang dipukuli. Pantaskah?

Tuesday, September 29, 2009

Heatstroke mengancam!

Jangan sampai anjing anda terkena heatstroke! Di tengah cuaca yang tidak menentu dan juga global warming yang terus berlangsung sampai saat ini, anjing anda sangat mungkin terkena heatstroke. Heatstroke, yang berasal dari kata heat ="panas" dan stroke, adalah istilah umum dari hyperthermia yang disebabkan oleh panas berlebih.

Berikut faktor-faktor yang memungkinkan anjing anda terkena heatstroke:
1. Ventilasi dan sirkulasi udara yang tidak memadai.
2. Panas terik matahari.
3. Ketebalan bulu pada anjing
4. Obesitas
5. Ketersediaan air minum
6. Exercise yang berlebihan
7. Ras tipe brachycephalic (moncong pendek) seperti pug ataupun minipom

Suhu anjing normal berkisar antara 38-39 0C. Sehingga suhu diatas 39.5 sudah dapat dikategorikan sebagai hyperthermia. Pada kasus yang berlanjut, suhu tubuh bisa mencapai 420C yang beresiko mematikan sel-sel hati, otak dan intestinal sehingga mengakibatkan kematian.

Ini adalah beberapa langkah yang harus dilakukan apabila anjing kita diduga terkena heatstroke:
1. Periksa kondisi badannya, apabila dia lemas dan terbaring secara tidak wajar,
2. Periksa suhu tubuhnya. Hal ini dapat dimulai dengan menggunakan termometer steril di anusnya, atau cek telinga dan lidahnya, apabila panas berlebihan, kemungkinan anjing anda terkena heatstroke.
3. Pindahkan anjing anda ke tempat yang dingin, ber -AC ataupun kipas angin.
4. Tutup badannya dengan handuk basah untuk menurunkan suhu tubuh.
5. Segera bawa ke klinik hewan ataupun dokter hewan terdekat!

Heatstroke sangat erat dengan waktu. Jangan sampai Anda terlambat, karena nyawa anjing kesayangan Anda menjadi taruhannya.

Monday, September 28, 2009

Tips Titip Sehat

Di musim lebaran maupun natal dan tahun baru, banyak orang yang lebih memilih untuk menitipkan anjing/kucing kesayangannya ke tempat penitipan anjing baik di klinik maupun petshop. Hal ini seringkali menjadi pilihan karena banyak pemilik anjing yang sering kali menghadapi kesulitan karena tenaga kerja yang mengambil cuti ataupun mudik ataupun berlibur bersama keluarga, sehingga penitipan anjing di kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya selalu ramai didatangi pelanggan. Terdapat beberapa pertimbangan yang mungkin bisa Anda telaah sebelum menentukan pet inn yang baik untuk teman kecil Anda.

1. Pastikan anjing/kucing Anda memiliki vaksinasi lengkap. Biasanya tempat rawat inap tidak mau menerima anjing/kucing yang belum divaksinasi.
2. Jaga kondisi tubuh hewan Anda. Sebelum diinapkan, biasanya dokter hewan yang berjaga akan memeriksa terlebih dahulu kesehatan hewan Anda sebelum boleh dititipkan.
3. Pilih tempat yang baik untuk menitipkan anjing anda. Disarankan untuk memilih klinik dibanding petshop atau rumahan, karena klinik biasanya memiliki dokter jaga yang teratur memeriksa kondisi kesehatan hewan Anda dan memberi pengobatan yang diperlukan.
4. Coba tanya apakah boleh melihat tempat inapnya terlebih dahulu. Lihat kandang yang akan diberikan ke peliharaaan Anda. Apakah bersih dan cukup luas. Hal yang penting dilihat adalah kebersihan. Titip sehat yang baik selalu membersihkan kandang dan kotoran minimal sehari sekali.
5. Tanya makanan yang diberikan. Kalau bisa, bawalah dog food sendiri. Jangan menganggap rugi kalau bawa makanan sendiri. Anjing/kucing yang ditinggal pemiliknya di tempat baru seringkali stress dan sulit beradaptasi dengan dog food yang baru. Hasilnya, anjing bisa sakit. Periksa merek dog food yang disediakan.
6. Di musim liburan, seringkali terjadi permintaan berlebihan sehingga tidak ada lagi tempat yang tersedia. Pesan dan konfirmasi terlebih dahulu lewat telepon dari awal, tanyakan alternatif lain seperti membawa kandang sendiri apabila tempat sudah penuh.
7. Jangan lupa berikan penjelasan yang cukup kepada petugas rawat inap. Misal, takut ketinggian, tenang bila ramai, lebih menyukai kesendirian, alergi, obat minum, ataupun terbiasa pup di kandang atau taman. Hal ini akan memudahkan paramedis yang merawatnya.
8. Jangan terlalu lama menitipkan anjing/kucing Anda. Nothing's better than home.

Yellow Puppies Blogger Template | Template Design | Elque 2008